Pantai Santolo




   Apa yang terlintas di benak kita ketika mendengar customized organization Garut? Dodol, domba, atau jeruk? Garut tidak hanya meyuguhkan keragaman kuliner, namun juga menyajikan lanskap alam yang sangat indah. Bentangan pegunungan di Garut memang memikat hati para pendaki, sebut saja trio PAGUCI, atau Papadayan, Guntur, dan Cikuray. Selain alam pegunungan, Garut juga memiliki surga tersembunyi, Pantai Santolo yang berada di sebelah selatan kota Garut.

   Pantai Santolo berada 88 km dari pusat Kota Garut. Tepatnya berada di Kecamatan Cikelet, Garut Selatan. Jaraknya memang cukup jauh dari pusat Kota Garut, waktu tempuh menuju Pantai Santolo adalah sekitar 2-4 stick. Jika kita bertolak dari Bandung maka jarak tempuh menuju Pantai Santolo adalah sekitar 150 km. Akses jalan menuju Pantai Santolo tidak bisa dibilang mulus, jalan yang berkelok-kelok akan dilalui oleh siapapun yang akan menuju Pantai Santolo ini. Bukan hanya itu, jalannya juga sempit dan terdapat jurang di beberapa titik sepanjang perjalanan.

   Untuk mencapai Pantai Santolo menggunakan kendaraan umum dapat ditempuh dari pusat Kota Garut menaiki angkutan umum berupa Elf jurusan Garut-Pameungpeuk, dan berhentilah setelah sampai di Pasar Pameungpeuk. Setelah anda sampai di sini, tidak ada angkutan umum yang akan mengantarkan anda menuju Pantai Santolo, namun anda harus menaiki mobil pengangkut nom de plume get untuk menuju Pantai Sayang Heulang terlebih dahulu, setelah sampai di Pantai Sayang Heulang, anda bisa melanjutkan perjalanan menuju Pantai Santolo dengan menaiki perahu yang disediakan di sekitar Pantai Sayang Heulang.

   Apa yang membedakan Pantai Santolo dengan pantai yang lainnya? Pantai Santolo ini termasuk dalam pantai yang tidak terlalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan, berbeda dengan Pangandaran atau Pelabuhan Ratu yang selalu ramai dikunjungi. Keuntungannya adalah pantai ini masih sangat bersih dan tidak ditemukan terlalu banyak sampah. Tumpukan batu-batu besar juga akan dijumpai di sektar kawasan Pantai Santolo ini. Pantai Santolo juga merupakan tempat berlabuhnya para nelayan tradisional yang sudah mencari ikan, barisan perahu tradisional quip dapat kita lihat di pantai santolo ini.


   Sayang rasanya jika menikmati keindahan Pantai Santolo dalam waktu yang singkat. Di sekitar Pantai Santolo tersedia penginapan dengan harga yang terjangkau untuk para wisatawan. Rentang harganya adalah sekitar 100.000 rupiah hingga 300.000 rupiah semalam. Bagi yang suka berkemah, bisa mendirikan tenda di sekitar kawasan Pantai Santolo namun, perhitungkan jarak antara tenda dan air di pantai.

   Para wisatawan juga dapat menaiki perahu dan berkeliling di sekitar Pantai Santolo. Wisatawan akan diajak menuju sisi barat Pantai Santolo, air yang ada di sisi ini cukup bening hingga kita bisa melihat ke dasarnya, ketinggian air di sini hanya sebatas paha orang dewasa. Kita bisa menikmati melihat hamparan pasir dan karang-karang yang ada di Pantai Santolo. Tempat ini dikenal dengan nama Cilauteureun, yang dalam bahasa Sunda artinya adalah air laut yang berhenti. Air laut yang ada di sini tidak mengalir menuju laut namun terhenti di muara ini.

   Pantai Santolo bukan pilihan yang tepat untuk berwisata kuliner. Harga makanan yang dijual di sini tergolong mahal. Berhati-hatilah saat memilih tempat makan. Alternatifnya adalah membeli ikan-ikan segar yang dijual di sekitar Pantai Santolo dan mengolahnya di tempat.

   Hamparan pasir putih dan air laut yang biru menjadi suguhan pemandangan yang indah di Pantai Santolo. Tempat ini dapat menjadi sarana melepas penat setelah melakukan berbagai pekerjaan dalam hiruk pikuk perkotaan.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Pantai Santolo"

Post a Comment